Selasa, 16 September 2014

Menumbuhkan Nilai Positif

Bukan umpatan atau ungkapan rasa kekecewaan yang saya keluarkan namun lebiih ke semangat untuk menumbuhkan kreativitas dan kemampuan saya dalam menulis untuk sebuah tugas yang diamanahkan kepada saya oleh dosen akademik ditempat dimana saya menimba ilmu yaitu di salah satu universitas swasta di Kota Yogyakarta.

Ngapati dan Mitoni



Ketika masyarakat jawa khususnya jawa tengah tempat dimana saya kecil hingga tumbuh dewasa mendengar kata “ngapati” maka langsung terlintas dalam benak kita suatu upacara untuk mendoakan janin dalam kandungan yang berusia empat bulan. Mengundang tetangga untuk mendoakan merupakan suatu cara yang dilakukan pihak keluarga yang sedang mempunyai hajat “ngapati” tersebut atau dengan cara lain  yaitu dengan membagikan makanan kepada tetangga dekat atau sanak keluarga dan kerabat sambil

Potret Masyarakat Baduy : Ketika Alam Begitu Melekat




Masyarakat Badui ssebagai masyaarakat yang mendiami suatu daerah di Rangkasbitung Propinsi Banten adalah sebagian contoh dari penerapan kearifan lokal yang masih sangat terjaga hingga saat ini. Banyak hal yang patut kita contoh dari adat masyarakat Baduy untuk penerapan kehidupan kita sehari hari namun tidak melulu kita telan mentah mentah semuanya untuk kita terapkan dalam kehidupan sekarang karena masih kurang relevan untuk kehidupan modern. Namun dibalik itu semua terdapat nilai nilai positif

Kearifan Lokal : Potong Rambut Gimbal di Dieng



Kearifan lokal atau local wisdom yaitu kebenaran yang telah mentradisi dan menetap dalam suatu daerah tertentu (Gorbyn 2003). Kearifan lokal khususnya di Indonesia sangat majemuk karena Indonesia mempunyai ratusuan suku dan wilayahnya terbagi dalam ribuan gugusan pulau. Salah satu bentuk kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia adalah  “Ritual Cukur Rambut Gembel” yang dirangkai dengan Dieng Culture Festival 2014. Dalam acara yang diselenggarakan di dataran tinggi Dieng kabupaten Banjarnegara tersebut juga menampilkan acara Jazz Diatas Awan, Kirab Budaya, Internasional Dieng

Rabu, 11 Juni 2014

INI MAHASISWA

Ya beginilah keseharian dari seorang mahasiswa. bisa disebut juga pengangguran terbuka. Namun dibalik dari itu semua terselip rasa dan makna yang begitu mendalam. Bagaimana menjadi seorang mahasiswa yang benar benar mahasiswa itu tidak semudah yang dibayangkan oleh kebanyakan orang. Apalagi bagiku seorang yang sempat bekerja sebelum akhirnya menginjakkan kaki di salah satu universitas swasta di kota Yogyakarta, kota yag dikenal sebagai kota pelajar, budaya dan dengan sistem pemerintahan yang masih menggunakan sistem kerajaan.

Terdapat 147 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang berada di propinsi ini. berbagai macam

Proposal Skripsi

Bagi teman teman yang mau lihat referensi proposal penulisan skripsi bisa klik disini :)